
Media Indonesia Kamis, 17 Juli 2008
INDONESIA dan Timor Leste bersepakat untuk melupakan masa lalu dengan hati dan semangat damai. Adalah terlalu mahal dan melelahkan bila masa lalu terus saja dikenang dengan hati dan kepala panas.
Tidak banyak pihak atau negara yang mau menempuh solusi seperti ini. Apalagi di antara dua negara yang pernah terlibat pertikaian dan pertumpahan darah.
Read the rest of this entry »
Media Indonesia Rabu, 16 Juli 2008
Sebuah penelitian oleh Swiss Federal Institute of Aquatic Sciences di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menghasilkan kesimpulan yang mengerikan. Menurut penelitian itu, kawasan perairan pantai timur Sumatra adalah wilayah di Asia Tenggara yang paling berisiko terkontaminasi arsenik. Read the rest of this entry »
Media Indonesia Selasa, 15 Juli 2008
SEJAK dibentuk, Dewan Perwakilan Daerah tidak ubahnya seperti rumah besar yang sarat dengan ruang-ruang reyot dan kumuh. Kumuh karena pemilik rumah tidak mempunyai otoritas untuk membersihkan, tetapi juga kumuh karena penghuninya bermentalitas kumuh dan cengeng. Read the rest of this entry »
Media Indonesia Senin, 14 Juli 2008
ADA logika terbalik dalam cara berpikir pemerintah mengenai kerja.
Sekarang hari libur disuruh bekerja, sebelumnya hari kerja dibikin
libur.
Itulah yang terjadi ketika pemerintah menciptakan cuti bersama
dengan cara mengulur hari libur nasional beberapa hari. Hal itu
dilakukan bila tanggal merah jatuh pada hari yang terjepit menjelang
akhir pekan. Pemerintah lantas mengambil keputusan hari libur itu
dibablaskan sekalian.
Akibatnya, jumlah libur sangat fantastis, yakni 124 hari sepanjang
2007 lalu. Fantastis bagi sebuah negara yang produktivitasnya sangat
rendah, tetapi liburnya sangat panjang lebih empat bulan dalam setahun.
Setelah kritik pedas datang bertubi-tubi, pemerintah kemudian menghapus
ketentuan cuti bersama itu.
Kini, kerangka berpikir jungkir balik itu dipraktikkan lagi ketika
pemerintah bermaksud menghemat pemakaian listrik oleh industri. Caranya
dengan memaksa kalangan industri menggeser sebagian hari kerja dari
hari kerja Senin hingga Jumat ke hari libur akhir pekan Sabtu dan
Minggu.
Bahkan, untuk keperluan itu pemerintah mengaturnya melalui surat
keputusan bersama (SKB) lima menteri. Industri yang membandel akan
dikenai sanksi pemutusan listrik oleh Perusahaan Listrik Negara. Aturan
itu diberlakukan mulai Agustus.
Basis argumentasi SKB itu, selama ini industri menyedot setrum
sangat besar di hari kerja sehingga listrik pun defisit hingga 600
megawatt. Sebaliknya pada Sabtu, cadangan listrik justru berlebih 1.000
megawatt dan pada Minggu kelebihan cadangan mencapai 2.000 megawatt.
Tampak jelas, logika yang dijadikan acuan SKB jam kerja industri
itu sangat linier dan semata dari sudut pandang pemerintah. Solusi yang
diambil dengan cara gampang. Sebelumnya pemerintah gampang saja
meliburkan hari kerja dengan nama cuti bersama, sekarang gampang saja
pemerintah memaksa bekerja di hari libur.
Pemerintah tidak mau dipusingkan dengan pertanyaan apakah jalan
keluar itu berisiko buruk bagi industri atau tidak. Yang penting, beban
negara sudah beralih ke beban masyarakat, habis perkara.
SKB itu, jika jadi diterapkan, jelas akan berimplikasi pada
semakin membengkaknya biaya produksi akibat bertambahnya jam lembur
karyawan karena bekerja pada hari libur akhir pekan.
Padahal sebelumnya biaya produksi telah bertambah dengan penaikan
harga BBM. SKB itu sama saja dengan membunuh industri secara
perlahan-lahan. Pembunuhan industri itu akan semakin cepat terjadi bila
pemerintah sok gagah menerapkan sanksi mencabut listrik industri yang
dinilai membandel karena tidak menerapkan SKB itu.
Padahal, industri tetap memilih libur pada Sabtu dan Minggu justru
karena pertimbangan yang rasional menyangkut biaya produksi. Nah, apa
kata dunia bila industri di Indonesia dicabut listriknya karena tidak
mau bekerja pada Sabtu dan Minggu yang memang merupakan hari libur
akhir pekan di banyak belahan dunia?
SKB itu jelas menjadi kampanye buruk bagi masuknya investasi.
Gelagat itu, sebagaimana disebutkan Kadin, mulai terlihat dengan
terjadinya penundaan investasi lebih dari US$1,5 miliar atau setara
dengan Rp13,5 triliun. Realisasi sejumlah komitmen investasi baru akan
dilakukan lagi pada 2009-2010, ketika suplai listrik bisa terjamin
melalui proyek 10.000 megawatt. Tidak ada pilihan lain, pemerintah
harus membatalkan SKB yang konyol itu. Akan lebih cerdas jika
pemerintah mulai bersungguh-sungguh mempercepat pengadaan pembangkit
listrik baru berkekuatan 10 ribu megawatt itu, sambil mempraktikkan
secara nyata langkah penghematan energi.
MEDIA INDONESIA Minggu, 13 Juli 2008
SABAN kali para pemimpin negara kaya dan berkembang bertemu dalam forum konferensi tingkat tinggi (KTT), saban kali itu pula timbul keraguan apakah pertemuan itu berguna atau tidak. Forum itu tampak gagah, elegan, saling menghormati, namun yang dihasilkan agaknya hanya omong besar perihal perkara besar. Read the rest of this entry »
Media Indonesia 12 Juli 2008
MESKI tidak menggelegar, kadang kala pidato Megawati Soekarnoputri menyegarkan. Dia menemukan ucapan yang pas yang kemudian seperti virus merasuk menjadi milik publik.
Sebut saja beberapa contoh. Ketua Umum PDI Perjuangan itu menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lebih banyak tebar pesona daripada berbuat. Di saat lain Megawati mengatakan kinerja pemerintah dalam menangani kemiskinan seperti penari Poco-Poco. Maju satu langkah, mundur satu langkah. Kelihatan bergerak, kenyataan tetap di tempat. Read the rest of this entry »
Media Indonesia Jumat, 11 Juli 2008
PERUSAHAAN Listrik Negara lagi-lagi memberlakukan pemadaman bergilir untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya mulai hari ini. Pemadaman serupa bahkan telah terjadi di banyak daerah sejak beberapa waktu lalu.
Read the rest of this entry »
Media Indonesia Kamis, 10 Juli 2008
DEWAN Perwakilan Rakyat terus melangkah ke arah penyelidikan terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM melalui hak angket. Setelah tertunda beberapa saat dan dicurigai akibat ‘masuk angin’ oleh lobi-lobi pihak yang terganggu oleh angket, kemarin pimpinan Panitia Angket BBM terbentuk. Read the rest of this entry »
MEDIA INDONESIA Rabu, 09 Juli 2008
TAHUN depan, Indonesia melaksanakan pemilihan umum ketiga dalam era reformasi yang disanjung sebagai kelahiran kembali demokrasi. Reformasi dianggap mesias yang membebaskan negeri ini dari muslihat demokrasi semu selama tiga dasawarsa di bawah rezim Orde Baru. Read the rest of this entry »